<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://blackshelter.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blackshelter.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jun 2008 02:05:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='blackshelter.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://blackshelter.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://blackshelter.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://blackshelter.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ADA APA DENGAN AHMADIYAH?!</title>
		<link>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/12/ada-apa-dengan-ahmadiyah/</link>
		<comments>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/12/ada-apa-dengan-ahmadiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 02:02:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilo2203</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blackshelter.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Mirza Ghulam Ahmad, Kematian yang Menjijikkan 11 Juni 2008 Hartono Ahmad jaiz pernah bertanya kepada Dr. Hasan bin Mahmud Audah, mantan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, yang sudah kembali ke Islam. &#8220;Apakah benar, nabinya orang Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad yang lahir di India 15 Februari 1835 dan mati pada 26 Mei 1906, itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blackshelter.wordpress.com&amp;blog=3811814&amp;post=14&amp;subd=blackshelter&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mirza Ghulam Ahmad, Kematian yang Menjijikkan</p>
<p>11 Juni 2008</p>
<p>Hartono Ahmad jaiz pernah bertanya kepada Dr. Hasan bin Mahmud Audah, mantan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, yang sudah kembali ke Islam. &#8220;Apakah benar, nabinya orang Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad yang lahir di India 15 Februari 1835 dan mati pada 26 Mei 1906, itu matinya di kakus (WC)?&#8221;</p>
<p>Kemudian Dr. Hasan bin Mahmud Audah pun menjawab,&#8221;Ha&#8230;, ha&#8230;, haa&#8230; itu tidak benar. Mirza Ghulam Ahmad tidak bisa ke WC. Dia meninggal di tempat tidur. Tetapi berminggu-minggu sebelum matinya dia berak dan kencing di situ. Jadi tempat tidurnya sangat kotor seperti WC. Karena sakitnya itu, sampai-sampai dalam sehari dia kencing seratus kali. Makanya, tanyakanlah kepada orang Ahmadiyah, maukah kamu mati seperti nabimu?&#8221;</p>
<p>Dr Hasan bin Mahmud Audah adalah mantan Muballigh Ahmadiyah dulunya dekat dengan Thahir Ahmad (Khalifah Ahmadiyah) yang mukim di London. Pertanyaan di atas diajukan Hartono Ahmad Jaiz seusai berlangsungnya Seminar Nasional tentang Kesesatan Ahmadiyah dan Bahayanya yang diselenggarakan LPPI di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad 11 Agustus 2002.</p>
<p>Selain masalah kematiannya yang menjijikkan, Mirza Ghulam Ahmad menurut Audah punya dua penyakit: jasmani dan akal. Sakit jasmaninya sudah jelas, berminggu-minggu menjelang matinya tak bisa beranjak dari tempat tidur, hingga kencing dan berak di tempat tidurnya.</p>
<p>Adapun sakit akalnya, Mirza Ghulam Ahmad mengaku menjadi Maryam, lalu karena Allah meniupkan ruh kepadanya, maka lahirlah Nabi Isa. Dan yang dimaksud dengan Nabi Isa itu tak lain adalah diri Mirza Ghulam Ahmad itu sendiri. &#8220;Apakah tidak sakit akal itu namanya,&#8221; ujar Dr Hasan Audah yang dulunya mempercayai Mirza Ghulam Ahmad, sehingga sempat membeli sertifikatkuburan surga di Rabwa.<span id="more-14"></span></p>
<p>Ahmadiyah Jago Berbohong</p>
<p>Tentang propaganda bohong, Ahmadiyah adalah jagonya. Hartono Ahmad Jaiz menyampaikan pengalamannya: &#8220;Propagandis Ahmadiyah di depan saya dan 1200 hadirin di Masjid Al-Irsyad Purwokerto, April 2002, masih bisa ngibul (berbohong) dengan mengatakan bahwa banyak raja-raja di Afrika yang masuk ‘Islam&#8217;, yaitu masuk Jemaat Ahmadiyah. Hingga seakan-akan orang Ahmadiyah bangga dan berjasa kepada Islam karena bisa ‘mengislamkan&#8217; raja-raja di Afrika.&#8221;</p>
<p>Ketika hal itu dikemukakan Hartono kepada Dr Hasan Audah, kontan mantan petinggi Ahmadiyah ini kembali tertawa dan berkata: &#8220;Itu bohong besar. Di Afrika, kepala-kepala dusun (desa) memang disebut raja. Jadi hanya tingkat kepala dusun, bukan berarti raja yang sebenarnya. Nah itulah yang dijadikan propaganda. Ahmadiyah memang penuh kebohongan dan propaganda,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kalau disimak, keterangan Dr Hasan Audah itu bisa dicocokkan dengan aneka ajaran Ahmadiyah, bahkan slogan-slogannya. Kebohongan memang ada di mana-mana. Di kitab sucinya, Tadzkirah, di sertifikat kuburan surga, bahkan di spanduk-spanduknya pun penuh kebohongan.</p>
<p>Satu contoh kecil, spanduk yang dipasang di berbagai tempat dalam lingkungan Al-Mubarok, sarang Ahmadiyah di Parung Bogor Jawa Barat, waktu kedatangan Khalifah Ahmadiyah Thahir Ahmad, Juni-Juli 2000, masa pemerintahan Gus Dur, adalah slogan Semua Dicintai, Tiada yang Dibenci. Tetapi itu slogan bohong. Buktinya, ketika Ahmad Haryadi mantan propagandis Ahmadiyah bersama Hartono Ahmad Jaiz, Farid Okbah da&#8217;i Al-Irsyad, dan Abu Yazid pemuda Persis(Persatuan Islam) dari Bekasi Jawa Barat masuk ke sarang Ahmadiyah di Parung saat ada upacara besar-besaran mendatangkan Khalifah Ahmadiyah IV Thahir Ahmad dari London itu, tiba-tiba seorang tua bekas teman Haryadi membentaknya, &#8220;Bagaimana kamu bisa masuk ke sini?!&#8221;</p>
<p>Ahmad Haryadi menjawab, &#8220;Itu kan ada spanduk, Semua Dicintai, Tiada yang Dibenci.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tidak bisa! Dicintai itu kalau kamu cinta kami. Kamu kan tidak cinta kami!&#8221; Ujar lelaki Ahmadiyah keras-keras.</p>
<p>Belum berlanjut perdebatan antara mantan dan aktivis Ahmadiyah itu tahu-tahu Ahmad Haryadi dan kawan-kawan ditangkap oleh kepala keamanan Ahmadiyahyang membawa 25 pemuda keamanan Ahmadiyah malam itu.</p>
<p>Slogan Semua Dicintai, Tiada yang Dibenci itu menurut Dr Hasan Audah, pertama kali diucapkan oleh khalifah sebelum Thahir Ahmad.<br />
Kata-kata itu adalah perkataan yang bertentangan dengan Islam. Karena Islam bersikap Asyidaau ‘alal kuffar ruhamaau bainahum (bersikap keras terhadap orang-orang kafir dan saling berkasih sayang sesama Muslim).</p>
<p>Bohong dan bertentangan dengan Islam itulah inti ajaran Ahmadiyah. Karenanabinya, Mirza Ghulam Ahmad, adalah seorang pembohong dan pembuat ajaran yang bertentangan dengan Islam.<br />
Pengakuan Palsu Bertahap</p>
<p>Mirza Ghulam Ahmad menyampaikan beberapa pengakuan palsu secara bertahap.</p>
<p>1. Pertama, ia mengaku sebagai mujaddid (pembaru).<br />
2. Kemudian ia mengaku sebagai nabi yang tidak membawa syari&#8217;at.<br />
3. Kemudian ia mengaku sebagai nabi dan rasul membawa syari&#8217;at, menerima wahyu seperti Al-Qur&#8217;an dan menerapkannya kepada dirinya.<br />
4. Setelah itu ia mengikuti cara-cara kebatinan dan zindiq (kufur) dalam ungkapan-ungkapannya. Ia mengikuti cara-cara Baha&#8217;i dalam mengaburkan ucapannya.<br />
5. Kemudian ia mulai meniru mu&#8217;jizat penutup para nabi, Nabi Muhammad saw.<br />
6. Lalu menjadikan masjidnya sebagai Masjid Al-Aqsha, dan desanya sebagai Makkah Al-Masih.<br />
7. Ia jadikan Lahore sebagai Madinah, dan menara masjidnya diberi nama menara Al-Masih.<br />
8. Ia membangun pemakaman yang diberi nama pemakaman al-jannah, semua yang dimakamkan di sana adalah ahli syurga. (Syaikh Muhammad Yusuf Al-Banuri, ahli Hadits di Karachi Pakistan, dalam kata pengantar buku Manzhur Ahmad Chinioti Pakistani, Keyakinan Al-Qadiani, LPPI, 2002, hal xxii).</p>
<p>Cukuplah jelas apa yang ditegaskan Nabi Muhammadsaw: &#8220;Kiamat tidak akan tiba sebelum dibangkikannyat para Dajjal pendusta yang jumlahnya hampir tiga puluh orang. Setiap mereka mendakwakan bahwa dirinya adalah Rasul Allah.&#8221; (HR Al-Bukhari dan Muslim).<br />
Ahmadiyah Mengkafirkan Muslimin</p>
<p>Seorang Muslim yang tidak percaya akan da&#8217;wah pengakuan Ghulam Ahmad sebagai &#8220;nabi&#8221; dan &#8220;rasul&#8221;, maka orang Muslim itu dikafirkan oleh Mirza Ghulam Ahmad dengan aneka ucapannya dan ucapan pengikutnya. Bahkan ucapan yang dinisbatkan kepada Allah swt dalam Kitab Tadzkirah Wahyu Muqoddas, wahyu suci yang dianggap dari Allah kepada Mirza Ghulam Ahmad:</p>
<p>1. 1.Sayaquulul ‘aduwwulasta mursalan. Musuh akan berkata, kamu bukanlah (orang yang) diutus (oleh Allah). (Tadzkirah, halaman 402). Lalu perkataan Mirza Ghulam Ahmad:</p>
<p>Seseorang yang tidak beriman kepadaku, ia tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. (Haqiqat ul-Wahyi, hal. 163).<br />
2. &#8220;Sikap orang yang sampai da&#8217;wahku kepadanya tapi ia tak mau beriman kepadaku, maka ia kafir. (S.k. al-Fazal, 15 Januari 1935).<br />
3. Basyiruddin, adik Mirza Ghulam Ahmad, berkisah: &#8220;Di Lucknow, seseorang menemuiku dan bertanya: &#8220;Seperti tersiar di kalangan orang ramai, betulkah anda mengafirkan kaum Muslimin yang tidak menganut agama Ahmadiyah?&#8221; Kujawab: &#8220;Tak syak lagi, kami memang telah mengafirkan kalian!&#8221; Mendengar jawabanku, orang tadi terkejut dan tercengang keheranan.&#8221; (Anwar Khilafat, h. 92).<br />
4. Ucapannya lagi: &#8220;Barangsiapa mengingkari Ghulam Ahmad sebagai ‘nabi&#8217; dan ‘rasul&#8217; Allah, sesungguhnya ia telah kufur kepada nash Quran. Kami mengafirkan kaum Muslimin karena mereka membeda-bedakan para rasul, mempercayai sebagian dan mengingkari sebagian lainnya. Jadi, mereka itu kuffar!&#8221; (S.k. al-Fazal, 26 Juni 1922).<br />
5. Katanya lagi: &#8220;Setiap orang yang tidak beriman kepada Ghulam Ahmad, maka dia kafir, keluar dari agama walaupun dia Muslim, walaupun ia sama sekali belum mendengar nama Ghulam Ahmad&#8221;. (Ainah Shadaqat, h. 35).<br />
6. Dan Basyir Ahmad meningkahi ucapan abang kandungnya: &#8220;&#8230;.. Setiap orang yang beriman kepada Muhammad tapi tidak beriman kepada Ghulam Ahmad, dia kafir, kafir, tak diragukan lagi kekafirannya&#8221;. (Review of Religions,No. 35; Vol. XIV, h. 110).</p>
<p>Lebih Berbahaya dari Bandar Narkoba</p>
<p>Mirza Ghulan Ahmad, selain mengaku nabi, di samping bohong, ia menulis buku dan selebaran untuk mendukung Penjajah Inggris, dan menghapus jihad sampai sebanyak 50 lemari.</p>
<p>Pantaslah kalau Rabithah Alam Islami (Liga Dunia Islam) yang berpusat di Makkah tahun 1394 H menghukumi aliran Ahmadiyah itu kafir, bukan Islam, dan tak boleh berhaji ke Makkah. Karena memang syarat-syarat sebagai dajjal pendusta dalam diri Mirza pendiri Ahmadiyah ini telah nyata. Tinggal penguasa di negeri-negeri Islam menghadapinya, dengan mencontoh Abu Bakar ra yang telah mengerahkan 10.000 tentara untuk memerangi nabi palsu, Musailamah Al-Kadzdzab, hingga tewas.</p>
<p>Karena nabi palsunya, Mirza Ghulam Ahmad, telah mati dengan dihinakan oleh Allah Swt, maka penguasa kini tinggal melarang ajarannya, membekukan asset-asset pendukungnya, dan membubarkan aktivitasnya. Penguasa adalah pelindung, sebagaimana berkewajiban melindungi masyarakat dari perusakan jasmani misalnya narkoba, perusakan mental misalnya judi, maka perusakan aqidah, penodaan, dan pemalsuan yang dilakukan Ahmadiyah mesti dihentikan, dilarang dan diberantas tuntas.</p>
<p>Membiarkannya, berarti membiarkan kriminalitas meruyak di masyarakat, bahkan bisa diartikan mendukung rusaknya masyarakat. Padahal sudah ada contohnya, negeri jiran, Malaysia telah melarang Ahmadiyah sejak 1975. Sedang MUI (Majelis Ulama Indonesai) pun telah memfatwakan sesatnya Ahmadiyah sejak 1980. Forum Ukhuwah Islamiyah terdiri dari sejumlah Ormas Islam telah mengajukan suratke kejaksaan Agung untuk dilarangnya aliran sesat Ahmadiyah, September 1994.Permohonan yang sama juga dilakukan oleh LPPI pada tahun 1994. Larangan Ahmadiyah oleh beberapa Kejaksaan Negeri (Subang 1976, Selong Lombok Timur 1983, Sungai Penuh 1989, dan Tarakan 1989) serta larangan Ahmadiyah oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara 1984. Jaksa Agung masih menunggu apa lagi? (Abu Qori)</p>
<p>sumber: <a href="http://www.swaramuslim.net">http://www.swaramuslim.net</a> dan <a href="http://www.masbadar.wordpress.com">http://www.masbadar.wordpress.com</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blackshelter.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blackshelter.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blackshelter.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blackshelter.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blackshelter.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blackshelter.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blackshelter.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blackshelter.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blackshelter.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blackshelter.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blackshelter.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blackshelter.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blackshelter.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blackshelter.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blackshelter.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blackshelter.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blackshelter.wordpress.com&amp;blog=3811814&amp;post=14&amp;subd=blackshelter&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/12/ada-apa-dengan-ahmadiyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed521460a8e0d91b7bc1247feabd3db5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">ilo2203</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PUNCAK TERTINGGI DI DUNIA</title>
		<link>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/05/puncak-tertinggi-di-dunia/</link>
		<comments>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/05/puncak-tertinggi-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 10:24:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilo2203</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepecintaalaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blackshelter.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[1. Everest, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 29,035 ft / 8,850 m. 2. K2 (Godwin Austen), pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 28,250 ft / 8,611 m. 3. Kangchenjunga, pegunungan Himalaya, India/Nepal, 28,169 ft / 8,586 m. 4. Lhotse I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,940 ft / 8,516 m. 5. Makalu I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,766 ft / 8,463 m. 6. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blackshelter.wordpress.com&amp;blog=3811814&amp;post=13&amp;subd=blackshelter&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">1. Everest, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 29,035 ft / 8,850 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">2. K2 (Godwin Austen), pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 28,250 ft / 8,611 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">3. Kangchenjunga, pegunungan Himalaya, India/Nepal, 28,169 ft / 8,586 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">4. Lhotse I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,940 ft / 8,516 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">5. Makalu I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,766 ft / 8,463 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">6. Cho Oyu, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 26,906 ft / 8,201 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">7. Dhaulagiri, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,795 ft / 8,167 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">8. Manaslu I, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,781 ft / 8,163 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">9. Nanga Parbat, pegunungan Himalaya, Pakistan, 26,660 ft / 8,125 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">10. Annapurna, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,545 ft / 8,091 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">11. Gasherbrum I, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,470 ft / 8,068 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">12. Puncak Broad, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,400 ft / 8,047 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">13. Gasherbrum II, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,360 ft / 8,035 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">14. Shishapangma (Gosainthan), pegunungan Himalaya, Tibet, 26,289 ft / 8,013 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">15. Annapurna II, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,041 ft / 7,937 m.</span></span><span id="more-13"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">16. Gyachung Kang, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,910 ft / 7,897 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">17. Distaghil Sar, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,858 ft / 7,882 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">18. Himalchuli, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,801 ft / 7,864 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">19. Nuptse, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,726 ft / 7,841 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">20. Nanda Devi, pegunungan Himalaya, India, 25,663 ft / 7,824 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">21. Masherbrum, pegunungan Karakoram, Kashmir, 25,660 ft / 7,821 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">22. Rakaposhi, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,551 ft / 7,788 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">23. Kanjut Sar, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,461 ft / 7,761 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">24. Kamet, pegunungan Himalaya, India/Tibet, 25,446 ft / 7,756 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">25. Namcha Barwa, pegunungan Himalaya, Tibet, 25,445 ft / 7,756 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">26. Gurla Mandhata, pegunungan Himalaya, Tibet, 25,355 ft / 7,728 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">27. Ulugh Muztagh, Kunlun, Tibet, 25,340 ft / 7,723 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">28. Kungur, Muztagh Ata, China, 25,325 ft / 7,719 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">29. Tirich Mir, Hindu Kush, Pakistan, 25,230 ft / 7,690 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">30. Saser Kangri, pegunungan Karakoram, India, 25,172 ft / 7,672 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">31. Makalu II, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,120 ft / 7,657 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">32. Minya Konka (Gongga Shan), pegunungan Daxue, China, 24,900 ft / 7,590 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">33. Kula Kangri, pegunungan Himalaya, Bhutan, 24,783 ft / 7,554 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">34. Chang-tzu, pegunungan Himalaya, Tibet, 24,780 ft / 7,553 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">35. Muztagh Ata, pegununganMuztagh Ata, China, 24,757 ft / 7,546 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">36. Skyang Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 24,750 ft / 7,544 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">37. Puncak Ismail Samani (dulu Puncak Stalin dan Puncak Komunis), pegunungan Pamir Tajikistan, 24,590 ft / 7,495 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">38. Puncak Jongsong, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,472 ft / 7,459 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">39. Puncak Pobeda, Tien Shan, Kyrgyzstan, 24,406 ft/ 7,439 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">40. Sia Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 24,350 ft / 7,422 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">41. Puncak Haramosh, pegunungan Karakoram, Pakistan, 24,270 ft / 7,397 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">42. Istoro Nal, pegunungan Hindu Kush, Pakistan, 24,240 ft / 7,388 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">43. Puncak Tent, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,165 ft / 7,365 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">44. Chomo Lhari, pegunungan Himalaya, Tibet/Bhutan, 24,040 ft / 7,327 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">45. Chamlang, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,012 ft / 7,319 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">46. Kabru, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,002 ft / 7,316 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">47. Alung Gangri, pegunungan Himalaya, Tibet, 24,000 ft / 7,315 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">48. Baltoro Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 23,990 ft / 7,312 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">49. Muztagh Ata (K-5), pegununganKunlun, China, 23,890 ft / 7,282 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">50. Mana, pegunungan Himalaya, India, 23,860 ft / 7,273 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">51. Baruntse, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,688 ft / 7,220 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">52. Puncak Nepal, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,500 ft / 7,163 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">53. Amne Machin, pegununganKunlun, China, 23,490 ft / 7,160 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">54. Gauri Sankar, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 23,440 ft / 7,145 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">55. Badrinath, pegunungan Himalaya, India, 23,420 ft / 7,138 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">56. Nunkun, pegunungan Himalaya, Kashmir, 23,410 ft / 7,135 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">57. Puncak Lenin, pegunungan Pamir, Tajikistan/Kyrgyzstan, 23,405 ft / 7,134 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">58. Pyramid, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,400 ft / 7,132 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">59. Api, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,399 ft / 7,132 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">60. Pauhunri, pegunungan Himalaya, India/China, 23,385 ft / 7,128 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">61. Trisul, pegunungan Himalaya, India, 23,360 ft / 7,120 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">62. Puncak Korzhenevski, pegunungan Pamir, Tajikistan, 23,310 ft / 7,105 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">63. Kangto, pegunungan Himalaya, Tibet, 23,260 ft / 7,090 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">64. Nyainqentanglha, Nyainqentanglha Shan, China, 23,255 ft / 7,088 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">65. Trisuli, pegunungan Himalaya, India, 23,210 ft / 7,074 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">66. Dunagiri, pegunungan Himalaya, India, 23,184 ft / 7,066 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">67. Puncak Revolution, pegunungan Pamir, Tajikistan, 22,880 ft / 6,974 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">68. Aconcagua, pegunungan Andes, Argentina, 22,834 ft / 6,960 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">69. Ojos del Salado, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,664 ft / 6,908 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">70. Bonete, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,546 ft / 6,872 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">71. Ama Dablam, pegunungan Himalaya, Nepal, 22,494 ft / 6,856 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">72. Tupungato, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,310 ft / 6,800 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">73. Puncak Moscow, pegunungan Pamir, Tajikistan, 22,260 ft / 6,785 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">74. Pissis, pegunungan Andes, Argentina, 22,241 ft / 6,779 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">75. Mercedario, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,211 ft / 6,770 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">76. Huascarán, pegunungan Andes, Peru, 22,205 ft / 6,768 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">77. Llullaillaco, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,057 ft / 6,723 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">78. El Libertador, pegunungan Andes, Argentina, 22,047 ft / 6,720 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">79. Cachi, pegunungan Andes, Argentina, 22,047 ft / 6,720 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">80. Kailas, pegunungan Himalaya, Tibet, 22,027 ft / 6,714 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">81. Incahuasi, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 21,720 ft / 6,620 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">82. Yerupaja, pegunungan Andes, Peru, 21,709 ft / 6,617 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">83. Kurumda, pegunungan Pamir, Tajikistan, 21,686 ft / 6,610 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">84. Galan, pegunungan Andes, Argentina, 21,654 ft / 6,600 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">85. El Muerto, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 21,463 ft / 6,542 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">86. Sajama, pegunungan Andes, Bolivia, 21,391 ft / 6,520 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">87. Nacimiento, pegunungan Andes, Argentina, 21,302 ft / 6,493 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">88. Illampu, pegunungan Andes, Bolivia, 21,276 ft / 6,485 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">89. Illimani, pegunungan Andes, Bolivia, 21,201 ft / 6,462 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">90. Coropuna, pegunungan Andes, Peru, 21,083 ft / 6,426 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">91. Laudo, pegunungan Andes, Argentina, 20,997 ft / 6,400 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">92. Ancohuma, pegunungan Andes, Bolivia, 20,958 ft / 6,388 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">93. Cuzco, pegunungan Andes, Peru, 20,945 ft / 6,384 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">94. Ausangate (Toro), pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,932 ft / 6,380 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">95. Tres Cruces, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,853 ft / 6,356 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">96. Huandoy, pegunungan Andes, Peru, 20,852 ft / 6,356 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">97. Parinacota, pegunungan Andes, Bolivia/Chili, 20,768 ft / 6,330 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">98. Tortolas, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,745 ft / 6,323 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">99. Chimborazo, pegunungan Andes, Ecuador, 20,702 ft / 6,310 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">100. Ampato, pegunungan Andes, Peru, 20,702 ft 6,310 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">101. El Condor, pegunungan Andes, Argentina, 20,669 ft / 6,300 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">102. Salcantay, pegunungan Andes, Peru, 20,574 ft / 6,271 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">103. Huancarhuas, pegunungan Andes, Peru, 20,531 ft / 6,258 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">104. Famatina, pegunungan Andes, Argentina, 20,505 ft / 6,250 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">105. Pumasillo, pegunungan Andes, Peru, 20,492 ft / 6,246 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">106. Solo, pegunungan Andes, Argentina, 20,492 ft / 6,246 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">107. Polleras, pegunungan Andes, Argentina, 20,456 ft / 6,235 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">108. Pular, pegunungan Andes, Chili, 20,423 ft / 6,225 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">109. Chañi, pegunungan Andes, Argentina, 20,341 ft / 6,200 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">110. McKinley (Denali), pegununganAlaska, Alaska, 20,320 ft / 6,194 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">111. Aucanquilcha, pegunungan Andes, Chili, 20,295 ft / 6,186 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">112. Juncal, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,276 ft / 6,180 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">113. Negro, pegunungan Andes, Argentina, 20,184 ft / 6,152 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">114. Quela, pegunungan Andes, Argentina, 20,128 ft / 6,135 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">115. Condoriri, pegunungan Andes, Bolivia, 20,095 ft / 6,125 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">116. Palermo, pegunungan Andes, Argentina, 20,079 ft / 6,120 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">117. Solimana, pegunungan Andes, Peru, 20,068 ft / 6,117 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">118. San Juan, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,049 ft / 6,111 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">119. Sierra Nevada, pegunungan Andes, Argentina, 20,023 ft / 6,103 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">120. Antofalla, pegunungan Andes, Argentina, 20,013 ft / 6,100 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-family:Century Gothic,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">121. Marmolejo, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,013 ft / 6,100 m.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blackshelter.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blackshelter.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blackshelter.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blackshelter.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blackshelter.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blackshelter.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blackshelter.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blackshelter.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blackshelter.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blackshelter.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blackshelter.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blackshelter.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blackshelter.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blackshelter.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blackshelter.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blackshelter.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blackshelter.wordpress.com&amp;blog=3811814&amp;post=13&amp;subd=blackshelter&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/05/puncak-tertinggi-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed521460a8e0d91b7bc1247feabd3db5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">ilo2203</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memantau Kesehatan Pendaki Lewat ISDN</title>
		<link>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/05/memantau-kesehatan-pendaki-lewat-isdn/</link>
		<comments>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/05/memantau-kesehatan-pendaki-lewat-isdn/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 10:04:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilo2203</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blackshelter.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Perusahaan telekomunikasi dunia, AT&#38;T, kini sedang mempersiapkan dokter jarak jauh (telemedicine) khusus untuk memantau para pendaki gunung Himalaya. Telemedicine ini menggunakan fasilitas ISDN (Integrated Services Digital Network) yang menghubungkan puncak-puncak bersalju Himalaya dengan Amerika Serikat sebagai pusat pemantau. Lima pendaki yang berusia antara 32 sampai 44 tahun akan dimonitor terus kondisi kesehatan mereka, lewat alat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blackshelter.wordpress.com&amp;blog=3811814&amp;post=11&amp;subd=blackshelter&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="western" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#141429;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Perusahaan telekomunikasi dunia, AT&amp;T, kini sedang mempersiapkan dokter jarak jauh (telemedicine) khusus untuk memantau para pendaki gunung Himalaya. Telemedicine ini menggunakan fasilitas ISDN (Integrated Services Digital Network) yang menghubungkan puncak-puncak bersalju Himalaya dengan Amerika Serikat sebagai pusat pemantau. Lima pendaki yang berusia antara 32 sampai 44 tahun akan dimonitor terus kondisi kesehatan mereka, lewat alat monitor status kesehatan dan kamera yang dipasang di tiap kepala pendaki. </span></span></p>
<p class="western" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#141429;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Alat monitor ini akan mengirimkan data kesehatan dan posisi terakhir secara terus-menerus, sementara kamera memperlihatkan keadaan setempat ke base camp. ISDN akan mengirimkan status kebugaran, daya tahan, dan karakteristik fisik pendaki, seperti detak jantung, pernapasan, aliran darah, dan data lainnya.</span></span></p>
<p class="western" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#141429;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Monitoring ini diperlukan khusus untuk mengetahui kondisi pendaki pada alam yang ekstrem seperti pada ketinggian sekitar delapan kilometer yang dijadwalkan akan berlangsung akhir bulan ini. Data itu dari base camp di ketinggian 18.000 kaki (sekitar enam kilometer dari permukaan laut) dipancarkan ke satelit Inmarsat di atas Lautan Hindia yang lalu mengirimkannya ke stasiun bumi Malaysia. Dari Malaysia data dan gambar dikirim lewat kabel laut ke Global ISDN di Santa Paula, California, yang lalu ditransfer ke Video Conference Bridge Denver, Connecticut. Dari sini, data langsung dikirim ke Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dan Universitas Yale. </span></span></p>
<p class="western" style="text-indent:0.5in;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;">Menurut Rick Roscitt, Dirut dan CEO (Chief Excecutive Officer) AT&amp;T Solutions, satu manfaat penting dari hubungan telemedicine ini adalah dimungkinkannya pemakaian langsung teknologi alat-alat kesehatan untuk penanganan kesehatan di seluruh dunia. Data kesehatan para pendaki nanti bisa dimonitor di seluruh dunia lewat jaringan internet melalui situs i http://www.everest.org. AT&amp;T sendiri sudah berpengalaman menyelenggarakan pengobatan jarak jauh dengan menggunakan ISDN dan ATM (Asynchronous Transfer Mode) antara beberapa rumah sakit yang berjauhan, menyiapkan konferensi lewat video dan transfer data. (hw)</span></p>
<p class="western" style="line-height:150%;" align="left"><span style="color:#000000;"><span style="color:#141429;"> <span style="font-family:Nimbus Roman No9 L,serif;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Dikutip dari: Kompast News Yan WK Gappala14</span></span></span></span></span></p>
<p class="western" style="line-height:150%;" align="left"><span style="color:#141429;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">E-mail Pengirim: redaksi@kompas.com</span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blackshelter.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blackshelter.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blackshelter.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blackshelter.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blackshelter.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blackshelter.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blackshelter.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blackshelter.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blackshelter.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blackshelter.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blackshelter.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blackshelter.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blackshelter.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blackshelter.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blackshelter.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blackshelter.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blackshelter.wordpress.com&amp;blog=3811814&amp;post=11&amp;subd=blackshelter&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/05/memantau-kesehatan-pendaki-lewat-isdn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed521460a8e0d91b7bc1247feabd3db5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">ilo2203</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Salam Lestari..!!!</title>
		<link>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/02/salam-lestari/</link>
		<comments>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/02/salam-lestari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 10:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilo2203</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blackshelter.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Ini postingan pertamaku&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blackshelter.wordpress.com&amp;blog=3811814&amp;post=7&amp;subd=blackshelter&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini postingan pertamaku&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blackshelter.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blackshelter.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blackshelter.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blackshelter.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blackshelter.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blackshelter.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blackshelter.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blackshelter.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blackshelter.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blackshelter.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blackshelter.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blackshelter.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blackshelter.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blackshelter.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blackshelter.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blackshelter.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blackshelter.wordpress.com&amp;blog=3811814&amp;post=7&amp;subd=blackshelter&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blackshelter.wordpress.com/2008/06/02/salam-lestari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ed521460a8e0d91b7bc1247feabd3db5?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">ilo2203</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
